Pages

Senin, 21 Maret 2011

Ethernet

Deskripsi Umum
Ethernet adalah suatu sistem jaringan yang dibuat yang dipatenkan perusahaan Xerox dan merupakan implementasi dari metode CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University pada kabel coaxial. Kecepatan Ethernet pada saat itu hanya mencapai 3Mbps yang dikenal sebagai Experimental Ethernet. Standardisasi ethernet dilakukan oleh IEEE sejak tahun 1978. Setelah proses pengembangan, kecepatan transmisi data pada ethernet saat ini mencapai 10Mbps sampai 100Gbps.

CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection) merupakan protokol yang membawa pesan collision, sehingga sebelum card ethernet melakukan pengiriman data ke media transmisi ( kabel ) terlebih dahulu setiap stasiun memantau jaringan untuk melihat ada tidaknya proses transmisi yang dilakukan transmisi lainnya. Apabila ada stasiun yang sedang melakukan pentransmisian data, maka stasiun lain harus menunda pengiriman informasinya sampai stasiun lain yang sedang melakukan pentransmisian selesai (jaringan pada kondisi kosong).

Bila ada dua stasiun yang akan mengirimkan informasi secara bersamaan, maka akan terjadi collision dan secara otomatis masing – masing stasiun akan melakukan pengiriman ulang dengan random delay yang berbeda. Untuk mencegah agar kemungkinan collision menjadi rendah, maka dilakukan pemecahan sistem jaringan menjadi subnet yang lebih kecil.

Frame Ethernet
Proses pengiriman frame pada ethernet didasarkan pada standard IEEE 802.3 yang meliputi operasi half duplex dan full duplex. Format frame terdiri dari tujuh field yang ditunjukkan pada Gambar 1.


Gambar 1. Frame Ethernet Berdasarkan Standard IEEE 802.3


Ethernet tidak menyediakan suatu mekanisme untuk acknowledge frame yang diterima, sehingga bisa dikatakan ethernet merupakan media yang unreliable. Namun demikian acknowledgement diimplementasikan pada layer di atasnya. Dalam switch VLAN, setiap header frame MAC ethernet diperpanjang dengan 16 bit IEEE 802.1Q tag yang meliputi 12 bit VLAN ID, 3 bit priority 802.1p dan 1bit dari tag 802.1Q yang digunakan untuk mengindikasikan token ring encapsulation.

Media transmisi optik telah menjadi bagian dari standard ethernet sejak awal tahun 1980–an. Ketangguhan transmisi optik, meliputi point to point dan link full duplex, telah menggerakkan beberapa evolusi dari ethernet. Dalam MAN ethernet berpotensial untuk meningkatkan efektifitas jaringan dan menawarkan jangkauan layanan yang luas dengan cara yang sederhana, scalable dan fleksibel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar